Tuesday, October 1, 2013

Alur Cerita Naruto 642 - "Menerobos"


Judul
"Menerobos"
.................................................................................................

Sebelumnya : Naruto Chapter 641
(Sementara itu dari jauh, Sakura menyaksikan pertempuran itu, namun sepertinya dia tidak jelas melihatnya)
Sakura: (diatas Katsuyu) "!! Hinata! Bagaimana Naruto dan Sasuke?"

Hinata: (mrnggunakan Byakugan) "Mereka berdua.... Tersenyum."
#Serangan langsung dengan serangan kombinasi kekuatan penuh...!!!
SFX: PANT PANT
(Bola hitam milik Obito terbang kembali ke Obito, sementara itu, Tobirama dengan cepat sudah berada di tempat Minato)
Minato: "!!"

Tobirama: "Kita mengenainya sebelum dia melindungi diri dengan benda hitam itu. Kali ini seharusnya berhasil!"

SFX: SHHHH SHHHH
(Api hitam terus membakar Obito, terlihat benda hitam mendekatinya)

(Bisa dilihat, bola hitam itu seperti memisahkan Api Enton dari Obito)
Minato/Tobirama: "!!"
Naruto/Sasuke: "!!"
(Obito bebas dari kobaran api hitam, ia terbang melayang di udara)
Tobirama: (menoleh ke Obito) "Tidak berhasil sama sekali."
Minato: "Kita tak bisa menyantuh bola hitam yang bisa berubah bentuk itu, kalaupun bisa, kita tak bisa menghancurkannya. Serangan dan pertahannya sama-sama cepat"
Sasuke: (mulai berlari) "Dia kuat."
Naruto: "Dia lebih sempurna dari pada diriku yang selama ini ada di impianki!"
Minato: "Ini seperti dia telah memperoleh kekuatan impian."
SFX: TAP
(Naruto dan Sasuke sampai didekat Minato dan Tobirama)
(Tobirama melihat tangan Minato yang tak kunjung ber-regenerasi)
Tobirama: "Ini aneh..."
Minato: "!?"
Tobirama: "Seharusnya tangan satu-mu yang hancur itu mulai beregenasi..."
Minato: (menundukan kepala) "...."

Obito: (dari jauh, muka seram) "Sekarang aku punya kekuatan 'Leluhur Shinobi'. Kalian tak bisa menilaiku dengan tingkatan kalian saat ini".

Tobirama: "...."

(Tobirama menyadari sesuatu)
Tobirama: "Maksudmu... Teknik/Jurusmu itu..."

Minato: "Apa maksudnya itu?"

Tobirama: "Yondaime, berhati-hatilah, jangan sampai sampai mendapat luka serius...Meskipun tubuhmu itu Edo Tensei."

Tobirama: "Orang itu kemungkinan besar menggunakan Jurus berdasarkan Onmyoudon. Yang mana membuat 'Semua Ninjutsu' tak berguna sama sekali. Dengan kata lain, meski dia memukul tubuh Edo Tensei-mu... Kau takkan bisa ber-regenerasi kembali. Dan akhirnya kau akan mati."
Sasuke: (mendengarkan) "..."
Toobirama:  "Lengan kanan-mu kemungkinan takkan pernah tumbuh kembali."
MInato: "Kalau begitu, kita harus lebih berhati-hati..."
Naruto: "Sasuke."
Sasuke: "Apa?"
Naruto: Kita akan bertarung sendiri-sendiri, apa kau masih mau lanjut?"
Sasuke: "Jangan meremehkan Klan Uchiha."
Naruto: "Okkkke!"
(Naruto bersiap dan menempelkan kedua telapak tangannya satu sama lain sidepan dadanya)
Naruto: "Aku akan masuk ke Mode Kurama lalu berubah menjadi Bijuu!!"
SFX: PANT!
(Namun apa yang terjadi, mode kurama Naruto malah menghilang, sekarang ia dalam Mode Manusia biasa)
Sasuke: "?"
Naruto: (muka malu) "..."
Naruto: "!??"
Tobirama: "Jangan memperburuk keadaan. Ayahmu dan juga anaknya kadang memang memalukan. Meski kadang mengerikan."
Minato: "Ma... maaf"
(Mengetahui itu, Naruto-pun menghubui Kurama)
Naruto: "Kurama, pinjamkan aku chakramu!"
Kurama: "Lupakan berubah menjadi Kyuubi sekarang! Jika mau berubah ke Mode Bijuu total, kau harus di Mode Normal lebih lama sedikit."
(Sementara itu, terlihat Gamakichi melakukan sesuatu)
Kamakichi: "Mizuame Teppou!!!"
(Minyak keluar dari mulutnya, ia bermaksud menyerang Obito, namun Obito lagi-lagi menanhannya dengan benda hitam itu)
Tobirama: (menoleh) "Minyak dari Myoubokuzan?"
Naruto: (menoleh) "Gamakichi, apa yang kau lakukan? Kita harus bertarung dengan teknik pengalihan ataupun serangan kombinasi..."
Gamakichi: "Maaf, masa Kuchiyose sudah hampir habis! Aku ingin melakukan sesuatu sebelum aku menghilang!"
Naruto: (menoleh, tersenyum) "Aku menghargai semangatmu! Beristirahatlah!"
SFX: POOFF
Gamakichi: (menghilang) "Maaf..."
Naruto: (kembali memandang kedepan) "...."
Naruto: (menyadari sesuatu) "!!!"
(Ditampilkan Naruto dan Tobirama seperti sedang memikirkan sesuatu sambil melihat Obito yang sudah berlumuran minyak dari Myoubokuzan)
Tobirama: "Hm? [Ini...]"
Obito: (masih merentangkan kedua tangannya) "..."
Minato: (teriak) "Obito, bukankah kau mau kadi Hokage? Kenapa kau melakukan semua ini?"
Naruto: (menundukan kepalanya, menutup mata) "[Sekarang...!!]"
(Sepertinya Naruto merencanakan sesuatu)
Obito: "Apa kau mencoba mengguruiku sekarang? Bukankah ini sudah terlambat? ...Sensei"
Obito: "Kau selalu terlambat disaat situasi genting."
(Obito teringat dulu saat ia baru saja sembuh dan keluar dari tempat persembunyian Madara Tua, saat ia berkata "Apa yang Minato-sensei lakukan!? Apa yang sedang Si Kilat Kuning lakukan saat ini!?")
Obito: "Aku senang ketika mengetahui guruku adalah seorang Hokage."
Minato: "...."
Obito: (mengarahkan telapak tangannya pada Minato) "Itu mendorongku untuk mewujudkan impianku itu.
Naruto: "..."
Minato: "..."
(Minato teringat dulu saat pertemuannya dengan Obito ketika invasi Kyuubi di Konoha. Saat Minato berkata "Tidak penting siapa kau sebenarnya, tapi... Kenapa kau mneyerang Konoha?". Kemudia Obito yang masih memakai topeng itu menjawab, "Kau bisa menyebutnya ini harapan atau pun sebuah proyek. Tujuanku memicu perang, namun juga untuk perdamaian.")
Minato: (melihat Obito saat ini) "[Mungkin jika aku sadar bahwa pria yang waktu itu adalah Obito... Mingkin... Aku bisa menghentikannya... Dan mungkin... Kushina takkan mati... Mungkin Naruto tidak harus kujadikan Jinchuuriki Kyuubi...!]"
((Minato terus menatap Obito sambil memikirkan hal tersebut)
Minato: "Jika saja... Aku tahu yang waktu itu adalah Obito!!! Dunia Shinobi takkan menjadi seperti ini..!!"
Obito: "Kau tak sadar bahwa itu aku, padahal kau adalah guruku. Jadi sebenarnya kau itu tak terlalu hebat. Aku kasihan padamu. Kau mati sebagai pahlawan dan sekarang kau menunjukan kepada anakmu betapa memalukannya dirimu."
Naruto: "...."
Obito: "Benar... Para Hokage sangat menyedihkan dibandingkan dengan apa yang ku tahu."
Tobirama: (Menoleh ke Naruto) "[Dia tidak bodoh, dia menyadarinya.]"
SFX: SWOOSSH
(Naruto dibelakang sidah bersiap dengan Rasengannya, kali ini ia tak perlu membuat bunshin untuk membuatnya)
Naruto: "Jangan kau hina Hogake hanya karana kau tak bisa menjadi salah satunya."
Minato: "Naruto, kau...?"
Sasuke/Obito: "!!"
(Telihat Tobirama hendak melakukan sesuatu)
SFX: PLAK!
(Tobirama menyentuh punggung Naruto yang sudah bersiap dengan Rasengan itu)
Naruto: "Dan yang lebih penting lagi..."
SFX: CLINGG!
(Dalam sekejap Tobirama bersama Naruto menghilang)
(Dan mereka sudah berada di dekat Obito menyerangnya)
Naruto: "...Jangan kau hina ayahku yang telah menjadi Hokage!!"
(Obito terkena telak Rasengan Naruto itu)
Obito: "!!?"
Sasuke: "[Kena!!??] Kok bisa??"
Minato: "...!!"
Tobirama: (masih diudara bersama Naruto, Tersenyum) "Sepertinya kita mengenainya. Walaupun Ninjutsu tak mempan... Sepertinya serangan SENJUTSU mempan!!"
(Yoshh, Naruto ternyata sudah berada dalam Mode Sage)
Tobirama: "[Serangan Senjutsu dari Katak Myoubukuzan ternyata masih belum 'hilang'"
Naruto: (sambil menghantamkan Rasengan) "Sialan kau!!"
Minato: (terkejut) "[Dia bisa menggunakan Senjutsu yang sama dengan Jiraiya Sensei!?]"
(Tiba-tiba terdengar suara orang/mahluk berbicara)
???: "Dia menjadi bocah yang hebat yang mencintai orang tuanya, Minato."
Minato: (kaget banget) "!!"
(Bayangan hitam mirip Kyuubi terlihat debelakang Obito)
Kyuubi Hitam: "Dia bahkan mampu meyakinkan diriku yang satu lagi."
#Bayangan ini adalah.....
#Apakah Tim Naruto menemukan cara untuk menyerang Obito!?
Bersambung ke Alur Cerita Naruto 643

0 comments:

Post a Comment

NARUSAKU © 2008 Template by:
SkinCorner