Friday, September 6, 2013

Naruto Chapter 574 - Mata yang Melihat ke dalam Kegelapan




"Dia benar-benar keren!!!" Teriak Karin dengan wajah memerah.
"Tapi kenapa kau berniat membunuhku hah!!??" Mendadak ekspresinya berubah, Karin sedang menginjak-injak foto Sasuke. Dengan kaki yang terikat rantai, Karin terus menginjak-injaknya.
"Aah, keren sekalii!!!" Namun secara mendadak, Karin kembali mengelus foto itu dengan pipinya.
"Tidak!!! Kau adalah orang yang sudah mencoba membunuhku!!!
Tidak akan ku maafkan!!!!" Karin benar-benar tampak seperti orang gila.


"Apa yang sedang ia lakukan?" Penjaga penjara tempat Karin berada mempertanyakan apa yang sedang tahanan Konoha itu lakukan.
"Wanita itu terus-terusan berbicara dengan foto ...
sungguh malang, pasti dia mengalami banyak masalah ..." Ucap penjaga satunya.

"Hei lihat, ternyata itu foto Sasuke ...
Apa tidak sebaiknya kita ambil saja?"
"Kalau begitu, dia bisa mengamuk ...
Lebih baik biarkan saja, ku rasa dia akan lebih tenang kalau begitu"
"Hmm, kalau begitu kita tinggalkan saja wanita itu dan bermain kartu" Dua penjaga itupun pergi.

"Setelah mereka pergi, Karin merubah ekspresi. Tampaknya, tindakan gila tadi hanyalah sebuah acting. Setelah situasi aman, Karin membuka foto Sasuke. Dan sungguh mengejutkan, di balik foto tersebut alat-alat yang tampaknya untuk melarikan diri."


Sementara itu di tempat lain, di depan bekas persembunyian Orochimaru, tampak Juugo dan Suigetsu berdiri di tengah hujan.
"Menurut apa yang burung-burung katakan ..." Juugo mendengarkan para burung.
"Sebuah perang?" Suigetsu menikmati hujan.
"Kita harus segera menemukan Sasuke sebelum terlibat dalam perang itu" Ucap Suigetsu kemudian.

"Mereka bilang padaku kalau Sasuke ada di dalam persembunyian ini" Juugo dan Suigetsu masuk ke dalam.

"Suigetsu, boleh aku menanyakan sesuatu padamu ..." Juugo hendak bertanya.
"Tentu saja ...
Memangnya ada apa?
Kau membuatku takut" Ucap Suigetsu.

"Aku ada di kelompok ini untuk menepati janji Kimimaro ...
Kau sendiri, kenapa kau bergabung dengan kelompok ini?" Juugo bertanya.

"Khukhukhu ...
Karena aku tak bisa menolak untuk ikut memotong mereka ...
Bagaimana cara mengatakannya ya ...
Aku dikendalikan oleh dorongan untuk memotong menjadi dua ...
Itulah aku" Ucap Suigetsu dengan mimik mengerikan.

"Kau itu tidak normal" Ucap Juugo yang tampak kesal.
"Eh?
Apa Sasuke dengan argumennya itu menurutmu lebih baik?
Aku benci kalian semua ...
Kalau aku berbicara dengan kalian,
pasti berakhir dengan argument yang tidak berguna ..." Ucap Suigetsu membuat Juugo semakin kesal.

"Kau ...
Matilah kau!!!!" Mendadak Juugo bersiap untuk memukul Suigetsu dengan tangan jutainya.

Buaghhh!!!!!!!
Juugo menghantam tepat tubuh Suigetsu. Namun, ia mencair dan berubah menjadi air, membuat pukulan Juugo hanya menghancurkan tembok yang ada di belakang Suigetsu.

Kemudian Suigetsu balik menyerang. Dengan airnya, ia menutupi kepala Juugo hingga pingsan kehabisan nafas.

"Dan di antara mereka, kaulah yang paling ku benci" Ucap Suigetsu lagi.

"Eh, ini ..." Suigetsu kaget setelah melihat tembok yang dihancurkan oleh Juugo. Ternyata, terdapat suatu ruangan rahasia disana.
"Aku sudah datang kesini berkali-kali ...
Tapi, aku baru tahu kalau ada ruangan seperti ini disini ..." Ucap Suigetsu dan melangkah masuk ke dalam, melangkahi tubuh Juugo yang terbaring.

"Apa ini tempat rahasia Orochimaru?
Hmm" Suigetsu meloihat-lihat sekeliling dan ...
"??" Tampaknya ia menemukan sesuatu.
"I-Ini ...
Orochimaru memiliki ini ..." Suigetsu sedikit kaget saat melihat sebuah gulungan.
"Ini ...
Data ini ...
data yang mampu mengontrol jalannya perang ...
Ini akan menjadi hadiah yang bagus unhtuk Sasuke" Suigetsu memasukannya ke balik jubah.

"Kita sangat beruntung, Juugo ...
Karena itu, aku maafkan pukulanmu tadi" Ucapnya ke Juugo yang masih pingsan.


Sementara itu di medan perang, tampak puluhan Zetsu putih sedang berkumpul ...
Mereka semua sedang menghadang seseorang ...
Seseorang yang tak lain adalah Uchiha Sasuke ...

"Akhirnya kalian menemukanku" Ucap Sasuke.

"Kenapa kau kemari!?" Tanya salah satu Zetsu putih.
"Tak ada alasan khusus" Ucap Sasuke.
"!??" Para Zetsu bertanya-tanya.

"Aku melewati dua kota sebelum sampai disini tetapi semuanya kosong ...
Situasinya benar-benar aneh, apa kalian mengetahui sesuatu ..."

"Aku tanya sekali lagi, kenapa kau pergi keluar!?" Zetsu membentak.

"Kalau kau tak suka aku berada di luar, kenapa tak kau coba untuk menangkapku saja?
Apalagi jumlah kalian ada banyak ..." Sasuke menantang.

"Kau ...
Apa kau telah membunuh kami yang asli ..." Para Zetsu bersiap menyerang.

"Akhirnya aku bisa menemukan sekelompok musuh ...
Bagus sekali" Sasuke juga bersiap dengan sesuatu, Susano'o.

"Susano'o!!"

"!!!"
"Gyaaahh!!!!" Susano'o mengeluarkan api hitam amaterasu dari denggaman tangannya yang membakar para Zetsu di tengah hujan.

Setelah semuanya rebah dengan mudah, dengan tangan Susano'onya Sasuke mengambil salah satu dari mereka.
"Sharingan!!" Sasuke memberinya Genjutsu hingga ia mau menceritakan semuanya.

"Ini adalah perang ...
Aku harus membunuh musuh-musuhku ..." Jelas Zetsu.
"Tobi, pasti dia yang berada di balik perang ini, huh" Ucap Sasuke.

"Kami juga ditugaskan untuk menangkap Killer Bee dan Uzumaki Naruto ..." Jelas Zetsu yang terkena genjutsu itu lagi.

"..." Setelah mendengar nama Naruto, Sasuke jadi teringat :

"Kalau kau menyerang Konoha ...
Aku akan melawanmu ...
Kalau kebencianmu benar-benar membawamu ke sana ...
Pertama-tama kau harus melawanku" Ucap Naruto saat itu.
"Baik, kau akan menjadi orang pertama yang ku bunuh" sahut Sasuke.

Kembali ke Zetsu tadi ...
"Kami ...
harus cepat ...
Bantuan musuh akan segera sampai di tempat mereka"

"..." Sasuke masih terdiam sambil mengingat masa lalu saat berhadapan dengan Naruto.

Kemudian, ia bersiap untuk mengambil pedang ...

Batss!!!!
Sasuke menebas tubuh Zetsu tadi.

"Aku akan ke sana Naruto ...
Untuk membunuhmu" Ucap Sasuke.

"!!!" Salah seorang Zetsu yang masih selamat mencoba kabur.

"Kau bukan shinobi Konoha!!
Kau tak termasuk dalam janjiku!!!" Sasuke mlemparnya dengan amaterasu. Tampaknya Sasuke benar-benar ingin menepati janjinya, yaitu menjadikan Naruto sebagai shinobi Konoha pertama yang akan ia bunuh.

"Hah ...
Mata ini benar-benar hebat ...
Aku semaki bisa menguasainya, kakak" Lamun Sasuke menikmati kekuatan barunya.

"Saat kau memiliki mata yang sama denganku, datang dan lawanlah aku" Tiba-tiba Sasuke teringat perkataan Itachi dulu.

"Kakak ..." Sasuke mengembalikan matanya ke mode semula.
"Semua hal yang ku lihat terbakar oleh mata kakakku ...
Hal-hal kejam, menyedihkan ...
Tapi itu semua hanya ...
Lihat aku, kakak ..."

Sementara itu di tempat lain, tampak Itachi masih dalam perjalanan. Akankah mereka bertemu?

0 comments:

Post a Comment

NARUSAKU © 2008 Template by:
SkinCorner