Monday, September 9, 2013

Naruto Chapter 589 - Edo Tensei terlepaskan







Bentuk Susano'o Sempurna Muncul..!!!

Susano'o Sempurna Madara terlihat sangat Besar Sekali

"Besar Sekali....," ucap Tsunade. "jadi ini bentuk sempurna Susano'o..." ucap Mizukage. Para Kage hanya memandang Susano'o Madara dengan tegang. "Aku belum selesai, Sekarang.., Bersiaplah !!!!!!" Ucap Madara kepada 5 Kage.

Susano'o Madara Mulai menyerang..!!, Onoki mulai mengangkat tangannya melakukan jutsu, namun dia menurunkan tangannya lagi, seolah sudah mulai pasrah. "Ughh....Sungguh Cakra yang luar biasa..." ucap Oonoki sambil memandang Susano'o Madara. "Ini benar-benar perbandingan yang sangat jauh....., apa kakek benar-benar menghadapi Ini...?" Pikir Tsunade. "Aku sudah bilang padamu bahwa satu-satunya Orang yang dapat menghentikanku hanyalah Hashirama, tapi dia sudah mati sekarang...." ucap Madara. "ditambah ini merupakan hal yang bagus untuk kalian, Karena....." Madara melanjutkan sambil menyiapkan pedang Susano'onya.

SSSSSLLLLLLLLAAAAAAAASSSSSSHHHHHHH......!!!!!!!!!!! Susano'o Madara menebaskan pedangnya..!!!! Terlihat Gunung-gunung disekitarnya terbelah...!!!!! para Kage pun terhempas karena serangan Tersebut.

"Jika aku satu-satunya yang berada disini, peta yang sudah ada sepertinya akan dirubah kembali, meskipun tidak secara drastis" Ucap Madara. "Mustahil...!!!! Gunung-gunung tersebut terbelah menjadi 2" Ucap Mizukage. "Inikah kekuatan Uchiha Madara....? mengapa pada saat itu...." Pikir Oonoki sambil membayangkan pertarungannya dengan Madara bersama Muu (Tsuchikage 2).

"Kenapa kau terlalu mudah kepadaku...!!!!!?????" Ucap Tsuchikage 2 ketika dalam flashback Oonoki yang bertarung dengan Madara. "Orang Dewasa macam apa yang bertarung dengan serius terhadap anak kecil...? dalam hal apapun,..." ucap Madara. "apa kau sudah selesai...?" ucap oonoki.

JJJJJGGEEEEERRR......!!!! Susano'o Madara Menghentakan Kakinya, sehingga menggetarkan Tanah. Mizukage terlihat merinding melihatnya...., namun TAAKKKKK !!!! Oonoki pun menghentakkan kakinya. "Kita sedang diambang kehilangan jalan kita...!!! tapi sekarang kita menemukan jalan yang benar..!!!!, Kita tidak boleh kalah...!!!" Ucap Oonoki kepada para Kage. "Susano'o ini adalah perwujudan dari Kehancuran..., satu tebasan dari pedangnya akan menghacurkan segala hal yang telah ada, hanya bijuu yang mempunyai kekuatan yang sebanding dengan ini....!!!" Ucap Madara. "Jalanmu akan hancur berkeping-keping seperti Tekadmu, kelima Kage...." Madara kembali melanjutkan.

Latar berubah ketempat Itachi, Kabuto dan Sasuke.

"Tikus, Banteng, Monyet, Macan, Naga, Babi..." ucap kabuto yang dalam pengaruh Itachi, "ini bisa jadi segalanya..." ucap Itachi. kemudian Kabuto mulai merapal segel tangan. "Sempurna....." ucap Itachi. "Tikus..... Banteng.....Monyet...." Kabuto mulai merapal segel tangan.

Sasuke hanya memandangnya..., "sepertinya apapun yang kukatakan tidak akan merubah apapun, ketika aku melihatmu,... aku mengikutimu untuk mengkonfirmasi apakah yang tobi dan danzo katakan itu benar atau tidak, tapi itu bukan satu-satunya hal yang aku dapatkan..... ketika aku bersamamu aku mengenang masa lalu, perasaan saat kecil bersama kakak yang aku cintai, dan itulah kenapa kita berdua bersama-sama, terlebih aku dapat mengerti dirimu. kebencianku terhadap Konoha bertambah, ini menjadi lebih kuat dari sebelumnya, aku mengerti apa yang kau ingin aku lakukan, itu karena kau adalah kakak yang menolakku, Tapi itu juga karena aku adik kecil yang tidak akan berhenti apapun yang kau katakan, seperti kau yang ingin melindungi desa, Aku akan menghancurkannya, ........... Selamat tinggal....." ucap Sasuke Kepada Itachi.

Itachi hanya terdiam mendengar perkataan Sasuke. "Macan,... Naga" Kabuto terus melakukan segel tangan saat Sasuke berbicara. "BABI......!!!!!! EDO TENSEI LEPAS.......!!!!!!"


Kakak...........


Terlihat sepertinya Itachi mulai terlepas dari Edo Tensei....,

di tempat lain, Kimimaru yang sedang bertarung pun mulai merasakan sesuatu, "Apa yang terjadi....?" ucap salah seorang samurai "Ini....???" Nenek Chiyo pun mulai merasakan sesuatu. "AKU BILANG LEPASKAN AKU DARI SINI...., AKU MUAK OLEH INI SEMUA....!!! AKU SUDAH HILANG KESABARAN!!!!! APA KAU MENDENGARNYA...... BRENGSEK....!!!!!" ucap Deidara yang terkurung dalam Boneka Kankuro. "jika kau ingin melakukannya, kau harusnya melakukannya di waktu yang lalu, berhenti menguap, dasar bom tidak berguna..." balas Kankuro. Deidara terlihat sangat kesal mendengarnya. "TIDAK ADA YANG TIDAK BERGUNA DALAM SENI.....!!!!, Huuugghhh....? " Deidara kembali berteriak, namun Tiba-tiba dia merasakan sesuatu,... Terlihat boneka kankuro yang mengurung Deidara bersinar. "Apa....?" Kankuro yang melihatnya bingung.


latar beralih ke tempat, Edo Tensei Tsuchikge 2 yang dikejar oleh Dodai, Genma, Raido, dan ninja Iwagakure, dan ninja yang lain
"Kesadaranku mulai kembali.... lihatlah aku dikerumuni orang..." ucap Tsuchikage 2. tiba-tiba Tsuchikage 2 pun mengalami sesuatu. "Apa...?" ucap Genma


Latar beralih kembali ke tempat Chouza dan Dan
"DAN....!!!" Ucap Chouza. "Yah, sepertinya seseorang melakukan tugasnya dengan baik...." ucap Dan yang perlahan-lahan menghilang.


Latar beralih ke tempat yang lain lagi, terlihat Edo Tensei Kuchiki pun mulai menghilang, dan juga ninja Edo Tensei yang tersegel pun mulai menghilang.


Latar kemudian beralih ke tempat pertarungan Naruto dan Bee melawan Tobi. "Naruto..! sepertinya para Jinchuriki mulai menghilang, sepertinya Itachi telah Berhasil..." ucap Bee. Tobi terlihat terkejut melihatnya. "Terima Kasih Itachi...!!" Ucap Naruto. "Kita belum menyelesaikan apapun, kita masih punya kerjaan Disini" ucap Bee lagi. "hey jangan katakan itu, kita akan menyelesaikan ini segera...!" balas Naruto.


Latar kembali ke tempat Itachi dan Sasuke.

"Aku masih bisa melakukannya..." ucap Itachi yang mulai menghilang, Itachi berjalan kearah Sasuke sambil mengulurkan tangannya.

Latar kembali berubah
Terlihat sebuah daratan yang memunculkan Cahaya menuju langit, Sepertinya cahaya tersebut adalah para Edo Tensei yang terlepas


Cahaya yang menunjukan awal dari akhir, menjulang tinggi dari arena pertempuran.

Bersambung ke chapter 590

0 comments:

Post a Comment

NARUSAKU © 2008 Template by:
SkinCorner